Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2017

Hok Gie dan Masa Masa Kuliah di UI

GIE Selepas aktivitas perjuangan tritura, Soe Hok Gie kambali pada aktivitas kuliahnya. Hok Gie sempat menjadi ketua senat mahasiswa FSUI pada tahun 1967, menggantikan Herman Lantang. Bersama kawan-kawannya di FSUI, Hok Gie mulai membangun kembali kehidupan bermahasiswa yang menarik dan bebas dari unsur politik mahasiswa. Hok Gie juga mulai mempersiapkan pengerjaan tugas akhir skripsinya untuk gelar sarjana. Kembali menjalani rutinitas di kampus tidak lantas membuat Hok Gie meninggalkan idealismenya sebagai mahasiswa.  Dalam masa peralihan kekuasaan Hok Gie tetap kritis, salah satunya dengan mengkritisi peristiwa pembunuhan anggota PKI di Bali dan Purwodadi tanpa pengadilan terlebih dahulu. Selain itu Hok Gie juga mengkritisi pemerintahan Soeharto yang dinilainya tidak jauh berbeda dengan pemerintahan orde lama di bawah Soekarno. Permasalahan korupsi dan buruknya kinerja pemerintah juga tak luput dari perhatian Hok Gie. Dalam sebuah artikel, Hok Gie mempertanya...

Masa Muda Hok Gie

Artwork Soe Hok Gie Selepas SMA, Hok Gie mengikuti tes masuk perguruan tinggi di Universitas Indonesia. Ia mengambil pilihan dan diterima di jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Indonesia angkatan 1961. Kakak Hok Gie juga diterima di UI, mengambil jurusan Psikologi di Fakultas Psikologi UI. Kampus Fakultas Sastra saat itu terletak di daerah Rawamangun. Di kampus ini Hok Gie dikenal luas sebagai aktivis di senat mahasiswa, aktif menyelenggerakan diskusi-diskusi di kampus, pemimpin aksi demonstrasi era 1966, penggiat kegiatan-kegiatan pecinta alam yang tergabung dalam Mapala UI dan berbagai aktivitas lainnya.  Di luar kampus Hok Gie sempat mengikuti berbagai organisasi seperti Gerakan Mahasiswa Sosialis dan Gerakan Pembaruan, keduanya berada di bawah naungan Partai Sosialis Indonesia. Hok Gie juga masuk jajaran pemimpin Lembaga Pembina Kesatuan Bangsa (LPKB) yang mengupayakan asimilasi keturunan etnis cina. Di dalam kampus Hok Gie aktif di senat mahasiswa FSUI dan ...

John Roosa, Dalih Pembunuhan Massal

Tidak banyak buku yang menyajikan pembahasan mengenai peristiwa G30S 1965, terlebih yang memiliki pembahasan berbeda dengan versi pemerintah. Pada masa Orde Baru, buku-buku yang mencoba membahas peristiwa ini bahkan ada yang dilarang beredar, atau setidaknya mengalami sensor yang sangat ketat. Tidak heran pada masa Orde Baru sangat minim bacaan yang bisa dipergunakan sebagai literatur dalam mempelajari peristiwa G30S 1965 dan peristiwa-peristiwa yang mengikutinya. Salah satu buku yang bisa digunakan untuk melengkapi literatur dalam mempelajari G30S 1965 adalah buku Dalih Pembunuhan Massal oleh John Roosa. John Roosa adalah seorang Profesor Sejarah dari University of British Columbia, Kanada. Saat ini masih ngantor di Departemen of History, Faculty of Arts, UBC. John memfokuskan studinya pada tema-tema nasionalisme, imperialisme, sejarah lisan, sejarah Asia Tenggara dan permasalahan HAM. Awal mula John mempelajari tema Peristiwa G30S 1965 adalah keheranannya atas sedikitnya d...

Konsep Perjalanan Waktu

Time Traveling (perjalanan waktu) adalah salah satu tema film yang tak pernah lekang oleh jaman. Mulai dari film klasik, drama romantis, fiksi ilmiah atau bahkan film superhero sekalipun, banyak yang menyisipkan perjalanan waktu dalam alur ceritannya. Masing-masing film juga memiliki batasan dan hukum-hukun perjalanan waktu sendiri-sendiri. Marvel misalnya, menggunakan konsep perjalanan waktu untuk melakukan reboot serial X-men lewat seri X-men: Day’s of Future Past (2014). Perjalanan waktu dalam Days Future Past terbatas hanya mengirim satu orang ke masa lalu. Karena konsep perjalanan waktu dalam film ini adalah mengirimkan kesadaran/ingatan masa kini ke kesadaran/ingatan di masa lalu. Tidak ada perpindahan fisik seperti yang dilakukan Back to the Future, juga tidak ada alat yang digunakan seperti di film Primer, The Time Machine, atau Looper. Konsep perjalanan waktu di X-Men Days of Future Past ini jadi unik karena memiliki prinsip yang berbeda dengan perjalanan waktu ...

Kecerdasan Literasi di Era Kecanggihan Informasi

Literasi di Internet Frasa ini pertama terbaca di serangkaian tweet seseorang dalam menanggapi perilaku maayarakat kita yg sadar/tanpa sadar kerap menyebarkan hoax. Hoax semacam berita-berita yg didramatisir, berita bohong, berita provokasi dan banyak lagi macamnya. Semua ini bisa kita temui dengan mudah di media sosial. Salah satu contoh yg masih saya ingat adalah foto yg disertai narasi. Sebuah foto, sekumpulan biksu sesang menguburkan banyak mayat dalam sebuah pemakaman massal. Di bawahnya ditulis narasi tentang kekejaman biksu di myanmar yang dituliskan membunuhi banyak warga muslim. Narasi ini merujuk pada konflik yg terjadi di Myanmar antara warga muslim dan umat budha. Narasi ditulis dengan model penulisan berita, disertai dengan kalimat kalimat provokatif. Tapi benarkah demikian faktanya? Nyatanya, gambar dan narasi yang banyak disebarkan adalah hoax. Gambar biksu yang terlihat sedang menguburkan mayat dalam pemakaman massal adalah gambar biksu yang sedang memaka...

Tentang Monumen Pncasila Sakti

Latar Belakang Dibangunnya Monumen dan Peristiwa G30S-PKI  Salah satu misteri terbesar bagi sejarah bangsa Indonesia adalah peristiwa G30S-PKI. G30S-PKI adalah sebutan bagi peristiwa yang terjadi pada tahun 1965 bulan September tanggal 30 malam. Sebuah usaha kudeta yang gagal total dari kelompok kecil di PKI. Disebut kelompok kecil karena rencana kudeta ini hanya diketahui oleh sedikit simpatisan PKI. Para eksekutor dari rencana ini sendiri berasal dari simpatisan PKI yang berasal dari angkatan darat dan pasukan Cakrabirawa. Sedangkan petinggi PKI tidak bertindak langsung turun ke lapangan. Fakta di atas dibuktikan oleh pengakuan-pengakuan pelaku dan pemimpin G30S-PKI seperti Letkol Untung, Letkol Syarief, Brigjen M.A Supardjo dll dalam mahmilub. Dalam persidangan mereka mengakui bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap Beberapa perwira angkatan darat yang berpangkat Jenderal.[2] Peristiwa penculikan dan pembunuhan ini sendiri tidak bisa dijelaskan secara terperinci maksud ...

Masa Kecil Hok Gie

Art Work Soe Hok Gie Soe Hok Gie lahir tanggal 17 Desember 1942 di Jakarta. Merujuk pada catatan hariannya, Ia lahir di tengah perang dunia tengah berkecamuk di front Pasifik. Hok Gie lahir dari pasangan Soe Lie Pet alias Salam Sutrawan dan Nio Hoe An alias Maria Sugiri. Soe Lie Pet lahir 20 Februari 1904 di Batavia sedangkan Nio Hoe An lahir 1907 di Bandung. Keduanya dinikahkan setelah dijodohkan oleh keluarga masing-masing.Keluarga Hok Gie sempat berpindah tempat tinggal di Bandung dan Denpasar, sebelum akhirnya memutuskan menetap di Jakarta menjelang kelahiran Hok Gie akhir tahun 1942. Soe Lie Pet merupakan penulis dan redaktur berbagai surat kabar seperti Tjin Po, Panorama, Hwa Po, Liberty, Hong Po, Kung Yung Po, Min Pao dan terakhir menjadi redaktur harian Sadar. Tidak hanya penulis dan redaktur di berbagai harian, dia juga seorang penulis buku yang cukup produktif. Produktivitasnya bisa dilihat dari beberapa buku yang pernah diterbitkan diantaranya Tjerita Roman dan Pe...

The Magnificent Yogyakarta

In the north territory, standing the most active volcano in the world, Merapi Mountain. The East territory lying one of the most biggest karst conservation in the world. In southern area, you can find an ocean with big wave. In 2006, one of its river became the epicentrum of earthquake with 6.6 R. Kill atleast 6000 peaple and wounded nearly 20000 people and destroy about 30000 house and many other building. Yogyakarta have been faced many disasters, but its people always find a way to keep fighting.

Batu Pendam

Percayakah kita? Kalau dulunya kita adalah sebuah batu. Sama seperti batuan yang telah lapuk dan menjadi pasir pasir di pantai, serupa pula dengan batu yang masih tegar di puncak gunung. Hingga saat kita ada di atas sana, mungkin kita hanya rindu pada nenek moyang kita. Batu batu yang tetap tegar, melawan gerusan zaman. Aku mau arogan barang sejenak. Jagalah kelestarian alam, kelestarian hutan, jagalah ekosistem agar bumi ini tak rusak. Jagalah mata air, ranu kumbolo, sumber mani, pos 4 guci, sendang drajat, pet bocor. Agar tak kering bumi ini. Jagalah ia dari asap knalpot, co2, agar burung burung mau terbang tinggi. Aku mau arogan sejenak, seakan kita punya belas kasih yang berlebih pada alam? Lalu bagaimana belas kasih untukku, untukmu, untuk anak cucu kita. Arogan kamu itu, punya pikiran kalau alam butuh belas kasihan dari kita, supaya kita menjaganya dengan sepenuh hati agar tak rusak. Bumi dan semesta ini punya detak kehidupan yang jauh lebih awal dan lebih panjang ...

Maritim dalam Bingkai Sejarah (2)

Sejarah Maritim di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak zaman Manusia Purba dimana nenek moyang bangsa ini datang menyeberangi laut untuk menetap ke kepulauan-kepulauan di Indonesia. Namun disini lingkup bahasannya kami persempit di masa kerajaan-kerajaan.  Sriwijaya  Kerajaan Sriwijaya pada dasarnya merupakan suatu kerajaan-pantai, sebuah negara perniagaan dan negara yang berkuasa dilaut.Kekuasaannya lebihdisebabkan oleh perdagangan internasional melalui Selat Malaka. Dengan demikian berhubungan dengan jalur perdagangan internasional dari Asia Timur keAsia Barat dan Eropa yang sejak paling sedikit lima belas abad lamanya, mempunyai arti penting dalam sejarah.Sriwijaya memang merupakan pusat perdagangan penting yang pertama pada jalan ini Kemudian diganti oleh tempat-tempat atau kota-kota yang lain dan yang terakhir oleh kota Batavia (sekarangJakarta) dan Singapura.  Menurut berita Cina, kita dapat menyimpulkan bahwa Sriwijaya adalah salah satu pusat perd...

Maritim dalam Bingkai Sejarah (3)

Perkembangan Maritim Indonesia Modern  Sebagai Negara Kepulauan terbesar di dunia, dengan luas wilayah 5,8 juta km persegi dan panjang garis pantai 81.000 km persegi, sudah sepatutnya Indonesia memiliki strategi maritim yang baik. Hal tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, politik, keamanan dan pertahanan. Jika dipetakan di belahan bumi lain, luas wilayah Nusantara sama dengan jarak antara Irak hingga Inggris (Timur-Barat) atau Jerman hingga Aljazair (Utara-Selatan). Letaknya yang strategis, ditopang po­tensi sumber daya alam berlimpah, membuat negara-negara yang berkepentingan tergoda menguasai kekayaan alam bumi kha­tulistiwa. Tak heran, ancaman dan gangguan terus menerpa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Dalam mengatasi tantangan tersebut, seluruh komponen bangsa ha­rus segera membangkitkan maritime domain awareness, atau ke­sadaran lingkungan maritim. Hal itu dibutuhkan karena bang­sa Indonesia se­ka­rang tidak lagi memiliki budaya bahari. Se­h...

Tegal dalam Bingkai Sejarah Part 3

Pada masa kolonial Tegal merupakan salah satu kota yang dijadikan Kantor bagi pemerintah Kolonial Belanda. Selain Loji dan kantor Residen, dibangun juga Benteng dan Pelabuhan serta Stasiun. Kantor pemerintah kolonial ini terutama mengawasi hasil pertanian tebu dan perkebunan teh yang merupakan salah satu komoditas utama Tegal. komoditas tebu berpusat di Pangkah di mana pabrik gula pangkah berada. Sedang perkebunan teh terletak di daerah Bojong dan Bumijawa yang terletak di dataran tinggi. Lokasi Tegal sangat strategis jika dilihat dari posisi Tegal yang terletak diantara jalur penghubung Cirebon - Semarang maupan Batavia - Surabaya. Tegal juga merupakan pintu masuk dari jalur pantai utara menuju daerah-daerah di selatan pulau Jawa seperti Purwokerto, Cilacap, maupun Kebumen. Hal inilah yang membuat pemerintah kolonial memperhatikan betul pembangunan infrastruktur di Tegal. pembangunan inilah yang kemudian memiicu perkembangan ekonomi dan sosial di daerah tegal. Sekitar tahun...

Tegal dalam Bingkai Sejarah Part 2

Kota yang namanya berarti dataran atau lembah ini, mencakup lahan seluas 18 km2 dan dipotong oleh jaringan jalan pedati sepanjang 23 km. Di sepanjang tiga sisinya, Tegal memiliki batas-batas alami yaitu di bagian utara Laut Jawa menjadi batas, di bagian barat dan timur batasnya dibentuk dengan sungai Ketiwon dan Sibeh. Tegal terletak di persimpangan jalan raya utama yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Timur di pantai utara serta jalan yang membentang dari pantai utara ke pantai selatan (Banyumas). Kota ini menjadi persimpangan lalu-lintas yang penting. Banyak jalur darat menghubungkan Alat transportasi yang utama di Tegal adalah Trem yang menghubungkan wilayah Cirebon dan Semarang. Baru pada tahun 1885 penggunaan kereta api mulai ramai dengan dibangunnya stasiun Tegal.  Masyarakat yang mendiami daerah Tegal diantaranya adalah masyarakat pribumi asli yang merupakan penduduk asli Tegal, ada pula etnis China yang kebanyakan tinggal di daerah pecinan yang terletak di daerah K...

Tegal dalam Bingkai Sejarah Part 1

Kota Tegal merupakan penjelmaan dari sebuah desa yang bernama Tetegal yang memiliki makna ladang yang kering. Sekitar tahun 1530 di daerah seputar Tetegal diperkirakan telah mengalami banyak kemajuan dan telah menjadi bagian dari wilayah kadipaten Pemalang yang berada saat itu berada di bawah kekuasaan kerajaan Pajang. Nama Tetegal kemudian berkembang dan berubah menjadi Tegal. Nama Tegal dipakai sebagai nama kota dan kabupaten hingga saat ini. source: wisnuwidiarta.com Secara historis, dijelaskan bahwa berdirinya kota Tegal tidak terlepas dari peran Ki Gede Sebayu. Ki Geda Sebayu merupakan bangsawan Demak. Saudara dari Raden Benowo ini pergi ke arah barat dan sampai di tepian sungai Gung. Melihat kesuburan tanahnya, Ki Gede Sebayu tergugah dan bersama-sama penduduk berusaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan pertanian, serta membuat saluran air yang berasal dari sungai Gung. Ki Gede Sebayu kemudian diangkat menjadi Juru Demung Tegal pada...

Efek Kopi Hitam bagi Kesehatan

Biji Kopi Pilihan Banyak orang bilang, kopi bisa mengoptimalkan pikiran, mungkin karena kandungan kafein dalam kopi disebut sebut bisa membuat mata melek dan tahan kantuk. Tapi benarkah demikian?  Pengalaman minum kopi terkait dengan aktifitas kafein dalam tubuh. Kafein bisa meningkatkan aktifitas psikomotor sehingga tubuh tetap melek. Kafein sendiri adalah hasil metabolisme sekunder golongan alkaloid dari tanaman kopi. Kandungan ini yang memberi rasa pahit di lidah. Karena aktifitas kafein inilah Kopi dianggap minuman yang cocok untuk begadang, karena membuat tubh tetap terjaga. Orang dengan pekerjaan seperti penjaga keamanan, percetakan koran harian, dan banyak pekerjaan lain, banyak menggantungkan diri terhadap efek kafein. Kafein yang terkandung dalam kopi yang kita minum menimbulkan efek yang beragam pada tiap individu. Ada yang langsung merasakan efeknya, adapula yang tidak merasakan efeknya sama sekali. Hal ini disebabkan oleh sifat genetik tiap individu yang be...