GIE Selepas aktivitas perjuangan tritura, Soe Hok Gie kambali pada aktivitas kuliahnya. Hok Gie sempat menjadi ketua senat mahasiswa FSUI pada tahun 1967, menggantikan Herman Lantang. Bersama kawan-kawannya di FSUI, Hok Gie mulai membangun kembali kehidupan bermahasiswa yang menarik dan bebas dari unsur politik mahasiswa. Hok Gie juga mulai mempersiapkan pengerjaan tugas akhir skripsinya untuk gelar sarjana. Kembali menjalani rutinitas di kampus tidak lantas membuat Hok Gie meninggalkan idealismenya sebagai mahasiswa. Dalam masa peralihan kekuasaan Hok Gie tetap kritis, salah satunya dengan mengkritisi peristiwa pembunuhan anggota PKI di Bali dan Purwodadi tanpa pengadilan terlebih dahulu. Selain itu Hok Gie juga mengkritisi pemerintahan Soeharto yang dinilainya tidak jauh berbeda dengan pemerintahan orde lama di bawah Soekarno. Permasalahan korupsi dan buruknya kinerja pemerintah juga tak luput dari perhatian Hok Gie. Dalam sebuah artikel, Hok Gie mempertanya...