Skip to main content

Meningkatkan Kinerja Blog dengan Template Premium dari KompiAjaib

Sebuah Catatan, Secangkir Kopi, Ide dan Happy Blogging pict: pexels.com
Sebagai blogger pemula yang mencoba untuk serius ngeblog, saya menyadari persaingan dalam dunia blogger sangatlah ketat. Jauh lebih ketat daripada tujuh tahun lalu ketika pertama kali mulai menulis di blog, meski hanya iseng. Tapi seiring blogger tumbuh, pembaca juga ikut tumbuh, terlebih dengan maraknya penggunaan smartphone dan ketersediaan akses internet yang semakin merata. Menghadapi persaingan ini pula saya menyadari telah jauh tertinggal dengan blogger-blogger masa kini. Dan salah satu langkah mengejar ketertinggalan adalam meningkatkan senjata.

Senjata di sini dalam artian, hal-hal yang bisa menunjang kegiatan ngeblog saya. Selain menggunakan beraneka tools yang bisa membantu kinerja, saya juga tertarik untuk menggunakan template yang bagus. Kenapa harus template? tentu karena template adalah kemasan dari blog kita. Reaksi orang ketika pertama kali mengunjungi blog tentu melihat bungkusnya, apakah menarik atau jelek. Ketika melihat bungkusnya saja menarik, tentu akan timbul keinginan untuk membaca lebih.

Template juga menentukan navigasi blog kita, apakah enak ataukah menyulitkan pembaca.Intinya template bisa menjadi faktor penentu apakah pembaca akan betah di blog kita atau tidak. Mulanya saya mencoba berbagai template gratisan yang banyak dishare berbagai grup blogging. Tapi karena keterbatasan ilmu, dan repot kalo harus tanya-tanya orang akhirnya saya mencoba mencari template premium. Sembari menabung duit buat bekal beli template, saya sering kepo sama blogger-blogger yang sudah punya blog bagus, salah satunya Mastimon.com.

Mastimon ini cukup berani, ketika banyak blogger yang jarang share identitas blog di grup, dia malah terang-terangan share blognya, sekaligus menjawab beberapa pertanyaan. Pertanyaan standar grup blogger, tentang bagaimana meningkatkan trafik, pemilihan niche, jumlah pengunjuk unik, sampai jumlah penghasilan. Salah satu jawaban yang cukup menarik perhatian saya adalah tentang template, gratisan atau premium?. Jawaban detailnya memang saya lupa, tapi kira-kira begini "template premium tentu punya nilai lebih dibanding template gratisan" Dan memang benar, template gratisan yang saya pakai memang susah untuk diotak-atik, ini lebih karena saya tidak bisa bahasa pemrograman.

Selain itu Mastimon juga merekomendasikan tempat-tempat terpercaya untuk membeli template yang murah dan prosesnya mudah. Salah satu yang disebut adalah kompiajaib.com. Berawal dari rekomendasi inilah kemudian saya jalan-jalan ke web/blog kompi ajaib. Dari awal jalan-jalan di web ini, saya tambah yakin kalo ini tempat yang bener untuk beli template, istilahnya nggak tipu-tipu karena melihat reputasi dari blog/web kompi ajaib sendiri. Setelah melihat-lihat template premium yang dijajakan di kompi ajaib, pilihan saya jatuh antara kompi magazine atau kompi minimalis. Sebuah pilihan yang sulit bagi blogger pemula macem saya ini.

Singkat kata, setelah ngobrol singkat tentang template dan harga, dan beberapa hal, transaksi pun terjadi. Meskipun agak lama saya ngumpulin duitnya, tapi akhirnya bisa ditebus juga, seharga 150k. Saya nggak tahu harga segitu mahal apa murah, tapi bagi saya yang buta sama sekali tentang bahasa pemrograman, harga segitu cukup fair. Toh servis yang diberikan kompi ajaib adalah lifetime. Setiap ada update baru akan ada pemberitahuan. Juga ada fasilitas konsultasi gratis dari kang Ardhy, pemilik web/blog kompi ajaib.

Kalau membicarakan hasil, apakah template bisa meningkatkan kinerja blog, mungkin belum bisa saya tuliskan soalnya ketika tulisan ini dibuat, penggunaan template baru satu minggu. Masih banyak detail-detail di template yang belum saya kuasai. Untungya kang Ardhy selalu memberikan tutorial yang mudah dipahami lewat telegram. Sehingga saya yang awam ini pun bisa cepat belajar menyesuaikan. Yang jelas, adanya template ini menambah semangat menulis, karena melihat penampilan blog sendiri semakin kece karena pakai template premium kompi magazine dari web/blog kompiajaib.com.

Harapan ke depan sih semoga kinerja blog ini bisa terangkat dengan adanya template yang lebih menarik, dan responsif. Syukur-syukur ada peningkatan dari earning adsense. Yah semoga saja. 

Untuk review detail template mungkin akan menyusul, soalnya masih belum selesai utak atik macem-macem nya dan masih dieksplore.

Comments

Popular posts from this blog

Historiografi Asia Selatan

Ilustrasi Peninggalan Sejarah di India Perkembangan histiografi di Asia selatan dapat dibagi dalam dua periode yakni tradisional dan modern. Pada masa historiografi tradisional sumber-sumber kesusasteraan masih sangat kental. Semisal dengan ada banyaknya cerita cerita epik ataupun kitab kitab yang menceritakan kisah raja raja. Sedangkan dalam historiografi modern lebih mengarah ke India hal ini dikarenakan India merupakan yang paling mengesankan dalam kuantitas atau kualitasnya. Serta india berkembang dengan pesat dibandingkan dengan wilayah lain seperti pakistan, sri lanka atau bangladesh  Historiografi Tradisional Masa sebelum masuknya agama Islam ke India  Kebudayaan pertama di asia selatan adalah kebudayaan mohenjodaro dan harappa. Dari penggalian reruntuhan bekas lokasi kebudayaan ini ditemukan bahwa kebudayaan ini memiliki tingkat kemajuan yang cukup tinggi. Dimana tata kota sudah diatur sedemikian rupa dengan adanya pengaturan kapling rumah, pemand...

Kota Tegal Dalam Sejarah

Raden Dewi Sartika

Potret Raden Ayu Dewi Sartika. source: wikimedia.org Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam pergerakan nasional indonesia adalah Dewi Sartika. Bisa dikatakan peran yang dimainkan oleh Dewi Sartika tidak kalah penting dengan Kartini. Meskipun sama sama berjuang membela hak perempuan namun terdapat beberapa perbedaan antara Kartini dan Dewi Sartika. Itulah yang membuat perjuangan Dewi Sartika memiliki makna tersendiri bagi perempuan perempuan Indonesia. Dewi Sartika merupakan salah satu tokoh pelopor dalam hal pendidikan untuk kaum perempuan. Dewi Sartika lahir di Bandung 4 Desember 1884. Orang tua Dewi Sartika adalah salah satu priyayi di tanah sunda, Raden Somanegara dan Nyi Raden raja Permas. Sejak kecil Dewi Sartika sudah mendapatkan pendidikan barat dari asisten residen Cicalengka. Tempat dimana pamannya bupati Martanegara berkedudukan. Tidak hanya belajar, Dewi Sartika sejak kecil juga sudah mulai mengajar teman teman sebayanya segalaa hal yang dia pelajari...