Skip to main content

Contoh dan Cara Membuat Modul Pembelajaran

Ilustrasi Buku
Selamat! Anda berhasil menyelesaikan modul 1 tentang “Pertumbuhan dan Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat” dengan hasil baik, pertahankanlah semangat dan prestasi Anda, agar dalam mempelajari modul ini Anda mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Modul yang ada di hadapan Anda ini merupakan lanjutan modul pertama. Modul ini membicarakan “Masuknya Paham-paham Baru di Eropa terhadap Perjuangan Kemerdekaan Indonesia”. Hal ini perlu dibahas karena adanya pemikiran untuk bebas dari cengkeraman penjajah, tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia mendapatkan inspirasi dari paham-paham baru yang lahir di Eropa tersebut.

Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat memahami beberapa paham baru bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia dan perkembangan pergerakan nasional Indonesia.

Agar tercapai tujuan tersebut, pokok-pokok materi yang harus Anda pelajari setidaknya meliputi: 
1. Paham-paham baru di Eropa; 
2. Perkembangan nasionalisme di Asia dan Afrika; dan 
3. Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Modul ini dibagi dalam 3 kegiatan belajar. Agar Anda memperoleh hasil belajar yang baik dalam mempelajari modul ini, ikutilah langkah-langkah berikut:

Pahami baik-baik tujuan yang ingin dicapai pada setiap kegiatan. 
Bacalah uraiannya secara seksama. Bila ada bagian-bagian yang belum sepenuhnya Anda pahami, ulangi membaca pada bagian-bagian yang terasa sulit tersebut. 
Kerjakan tugas-tugas dengan baik. 
Cocokkan jawaban setiap tugas yang telah Anda kerjakan dengan kunci jawaban yang terdapat pada halaman akhir modul ini. Janganlah Anda melihat kunci jawaban sebelum Anda selesai mengerjakan tugas. 
Untuk menyelesaikan modul ini, diperlukan waktu 6 jam. Dengan waktu tersebut Anda pasti dapat menyelesaikannya dengan baik. Silahkan mulai mempelajari kegiatan 1.
Selamat belajar, semoga Anda berhasil!

Di atas adalah penggalan sebuah modul, untuk bisa melihat modul dalam bentuk lengkapnya, silakan klik DI SINI

Comments

Popular posts from this blog

Historiografi Asia Selatan

Ilustrasi Peninggalan Sejarah di India Perkembangan histiografi di Asia selatan dapat dibagi dalam dua periode yakni tradisional dan modern. Pada masa historiografi tradisional sumber-sumber kesusasteraan masih sangat kental. Semisal dengan ada banyaknya cerita cerita epik ataupun kitab kitab yang menceritakan kisah raja raja. Sedangkan dalam historiografi modern lebih mengarah ke India hal ini dikarenakan India merupakan yang paling mengesankan dalam kuantitas atau kualitasnya. Serta india berkembang dengan pesat dibandingkan dengan wilayah lain seperti pakistan, sri lanka atau bangladesh  Historiografi Tradisional Masa sebelum masuknya agama Islam ke India  Kebudayaan pertama di asia selatan adalah kebudayaan mohenjodaro dan harappa. Dari penggalian reruntuhan bekas lokasi kebudayaan ini ditemukan bahwa kebudayaan ini memiliki tingkat kemajuan yang cukup tinggi. Dimana tata kota sudah diatur sedemikian rupa dengan adanya pengaturan kapling rumah, pemand...

Kota Tegal Dalam Sejarah

Raden Dewi Sartika

Potret Raden Ayu Dewi Sartika. source: wikimedia.org Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam pergerakan nasional indonesia adalah Dewi Sartika. Bisa dikatakan peran yang dimainkan oleh Dewi Sartika tidak kalah penting dengan Kartini. Meskipun sama sama berjuang membela hak perempuan namun terdapat beberapa perbedaan antara Kartini dan Dewi Sartika. Itulah yang membuat perjuangan Dewi Sartika memiliki makna tersendiri bagi perempuan perempuan Indonesia. Dewi Sartika merupakan salah satu tokoh pelopor dalam hal pendidikan untuk kaum perempuan. Dewi Sartika lahir di Bandung 4 Desember 1884. Orang tua Dewi Sartika adalah salah satu priyayi di tanah sunda, Raden Somanegara dan Nyi Raden raja Permas. Sejak kecil Dewi Sartika sudah mendapatkan pendidikan barat dari asisten residen Cicalengka. Tempat dimana pamannya bupati Martanegara berkedudukan. Tidak hanya belajar, Dewi Sartika sejak kecil juga sudah mulai mengajar teman teman sebayanya segalaa hal yang dia pelajari...