Skip to main content

Film-film di Seputar Peristiwa G30S PKI 1965

Sejarah ditulis oleh pemenang. Pameo ini memang banyak berlaku di berbagai belahan bumi. Sejarah tentang perang dunia misalnya, dominan ditulis dari sudut pandang negara-negara pemenang perang. Penulisan sejarah pun semakin berkembang, tidak hanya terbatas pada dimensi teks/tertulis, tapi juga melalui film. Baik itu film dokumenter, film yang berangkat dari kisah nyata, atau film fiksi yang mengambil latar peristiwa sejarah. Hal ini juga nampak berlaku di Indonesia. Salah satu fragmen sejarah yang paling kontroversial, G30S 1965, memiliki beberapa film yang mengambil setting dari peristiwa ini. Baik orde baru sebagai pihak "pemenang" dalam konflik atau peristiwa ini, maupun penggiat kemanusiaan sama-sama membuat film berlatar peristiwa G30S 1965.

Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI sempat menjadi film wajib yang harus ditonton oleh anak usia sekolah di Indonesia. Terutama anak-anak dari generasi 90-an dan sebelumnya.





Comments

Popular posts from this blog

Historiografi Asia Selatan

Ilustrasi Peninggalan Sejarah di India Perkembangan histiografi di Asia selatan dapat dibagi dalam dua periode yakni tradisional dan modern. Pada masa historiografi tradisional sumber-sumber kesusasteraan masih sangat kental. Semisal dengan ada banyaknya cerita cerita epik ataupun kitab kitab yang menceritakan kisah raja raja. Sedangkan dalam historiografi modern lebih mengarah ke India hal ini dikarenakan India merupakan yang paling mengesankan dalam kuantitas atau kualitasnya. Serta india berkembang dengan pesat dibandingkan dengan wilayah lain seperti pakistan, sri lanka atau bangladesh  Historiografi Tradisional Masa sebelum masuknya agama Islam ke India  Kebudayaan pertama di asia selatan adalah kebudayaan mohenjodaro dan harappa. Dari penggalian reruntuhan bekas lokasi kebudayaan ini ditemukan bahwa kebudayaan ini memiliki tingkat kemajuan yang cukup tinggi. Dimana tata kota sudah diatur sedemikian rupa dengan adanya pengaturan kapling rumah, pemand...

Kota Tegal Dalam Sejarah

Raden Dewi Sartika

Potret Raden Ayu Dewi Sartika. source: wikimedia.org Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam pergerakan nasional indonesia adalah Dewi Sartika. Bisa dikatakan peran yang dimainkan oleh Dewi Sartika tidak kalah penting dengan Kartini. Meskipun sama sama berjuang membela hak perempuan namun terdapat beberapa perbedaan antara Kartini dan Dewi Sartika. Itulah yang membuat perjuangan Dewi Sartika memiliki makna tersendiri bagi perempuan perempuan Indonesia. Dewi Sartika merupakan salah satu tokoh pelopor dalam hal pendidikan untuk kaum perempuan. Dewi Sartika lahir di Bandung 4 Desember 1884. Orang tua Dewi Sartika adalah salah satu priyayi di tanah sunda, Raden Somanegara dan Nyi Raden raja Permas. Sejak kecil Dewi Sartika sudah mendapatkan pendidikan barat dari asisten residen Cicalengka. Tempat dimana pamannya bupati Martanegara berkedudukan. Tidak hanya belajar, Dewi Sartika sejak kecil juga sudah mulai mengajar teman teman sebayanya segalaa hal yang dia pelajari...