Skip to main content

Catper Arjuna Welirang







Wilayah Jawa Timur memiliki banyak pegunungan dengan puncak di atas 3000 meter. Mulai dari Pegunungan Semeru Bromo Tengger dengan puncak Mahameru yang tertinggi di jawa, sampai gugusan gunung Argopuro, Raung dan Arjuna Welirang yang masing masing memiliki puncak lebih dari 3000 meter. Kondisi Semeru yang fluktuatif dan sering mengalami peningkatan status membuat gunung ini sering ditutup untuk pendakian. Tak ada rotan akar pun jadi, tak bisa naik ke Semeru Arjuna Welirang pun jadi.

Rencana mulai disusun untuk pendakian Arjuna Welirang. Pengetahuan yang minim tak jadi soal, dengan hanya modal membaca beberapa catatan perjalanan yang banyak ditulis lewat blog. Dari beberapa catper yang ada, diputuskan untuk mengambil jalur Tretes. Jalur yang tersedia ada tiga, lewat Purwosari, Batu/Selecta atau lewat Tretes. Dengan mengambil pertimbangan ketersediaan jumlah air yang melimpah di Tretes.

Perjalanan dimulai dari kota Jogjakarta menuju Surabaya. Dari terminal Giwangan Jogja dipilihlah bis ac ekonomi Sumber Kencono. Meskipun terkenal sebagai bis maut, dalam beberapa hal bis ini memang juara. Masalah waktu dan murahnya. Dengan 34 ribu kita sudah bisa duduk santai sampai di terminal Bungurasih Surabaya. Perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam.

Dari Surabaya kemudian lanjut perjalanan ke Pandaan dengan bus omprengan. Bus jurusan Surabaya-Malang berkisar 5ribu-15ribu. Turun di pertigaan Panda'an arah ke Tretes. Dari Pandaan kemudian kita melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan yang tersedia di siang hari, Tarif angkot (juli 2011) sekitar 6ribu. Angkot berhenti pas di depan basecamp Arjuna Welirang yang sekaligus sebagai tempat registrasi. 

Setelah registrasi dan bayar biaya retribusi 5ribu (2011) kita bisa istirahat di tempat yang disediakan atau mau langsung berangkat. Kondisi trek dari bc sampai pos 1 cukup lumayan enak, sudah ada batu-batu yang ditata. kalau ada uang lebih bisa minta antar ojek sampai ke pas 1.


Comments

Popular posts from this blog

Historiografi Asia Selatan

Ilustrasi Peninggalan Sejarah di India Perkembangan histiografi di Asia selatan dapat dibagi dalam dua periode yakni tradisional dan modern. Pada masa historiografi tradisional sumber-sumber kesusasteraan masih sangat kental. Semisal dengan ada banyaknya cerita cerita epik ataupun kitab kitab yang menceritakan kisah raja raja. Sedangkan dalam historiografi modern lebih mengarah ke India hal ini dikarenakan India merupakan yang paling mengesankan dalam kuantitas atau kualitasnya. Serta india berkembang dengan pesat dibandingkan dengan wilayah lain seperti pakistan, sri lanka atau bangladesh  Historiografi Tradisional Masa sebelum masuknya agama Islam ke India  Kebudayaan pertama di asia selatan adalah kebudayaan mohenjodaro dan harappa. Dari penggalian reruntuhan bekas lokasi kebudayaan ini ditemukan bahwa kebudayaan ini memiliki tingkat kemajuan yang cukup tinggi. Dimana tata kota sudah diatur sedemikian rupa dengan adanya pengaturan kapling rumah, pemand...

Kota Tegal Dalam Sejarah

Raden Dewi Sartika

Potret Raden Ayu Dewi Sartika. source: wikimedia.org Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam pergerakan nasional indonesia adalah Dewi Sartika. Bisa dikatakan peran yang dimainkan oleh Dewi Sartika tidak kalah penting dengan Kartini. Meskipun sama sama berjuang membela hak perempuan namun terdapat beberapa perbedaan antara Kartini dan Dewi Sartika. Itulah yang membuat perjuangan Dewi Sartika memiliki makna tersendiri bagi perempuan perempuan Indonesia. Dewi Sartika merupakan salah satu tokoh pelopor dalam hal pendidikan untuk kaum perempuan. Dewi Sartika lahir di Bandung 4 Desember 1884. Orang tua Dewi Sartika adalah salah satu priyayi di tanah sunda, Raden Somanegara dan Nyi Raden raja Permas. Sejak kecil Dewi Sartika sudah mendapatkan pendidikan barat dari asisten residen Cicalengka. Tempat dimana pamannya bupati Martanegara berkedudukan. Tidak hanya belajar, Dewi Sartika sejak kecil juga sudah mulai mengajar teman teman sebayanya segalaa hal yang dia pelajari...